Kejujuran

Rusdy
Rusdy 391 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Setiap orang tahu bahwa Abraham Lincoln adalah salah seorang pengacara yang andal. Tetapi baginya, dalam menangani suatu kasus dia hanya menerima suatu perkara yang dapat diselesaikan secara adil.

Suatu hari Lincoln sedang serius mendengar penuturan salah seorang kliennya. Setelah menyimak semua yang disampaikan oleh sang klien, Lincoln menatap langit- langit sambil menyimpulkan kasus sang klien. Lincoln mengayun-ayunkan kursi yang didudukinya lalu berpaling kepada sang klien dan bertanya, “Baiklah. Anda memiliki kasus yang sangat baik secara teknis hukum, tetapi sangat buruk dalam keseimbangan dan keadilan. Anda harus mencari orang lain untuk memenangkan kasus yang sedang anda hadapi. Aku tidak mampu melakukannya. Jika saya membela anda, maka selama berbicara dengan juri aku berpikir, Lincoln, anda seorang pembohong,! dan saat itu aku meyakini kalau saja aku telah melupakan diri sendiri.

Kisah lain, ketika Andrew Jackson berusia 14 tahun, ibunya meninggalkannya ke daerah Charleston untuk bekerja sebagai salah seorang perawat. Sang anak khawatir jangan sampai dirinya tewas di daerah tersebut, sebelum berangkat sang ibu membuat catatan untuk anak lelakinya tersebut, "Andrew, bila aku tidak bisa lagi melihatmu, aku harap kau mengingat dan menghargai beberapa hal; di dunia ini kau harus menemukan jalanmu sendiri, untuk melakukannya kau harus memiliki sahabat. Kau bisa menjalin persahabatan dengan menjadi orang yang jujur, dan menjaga persahabatan dengan sahabat- sahabatmu melalui kesetiaan.”

Kejujuran adalah suatu kata yang sangat mudah diucapkan, namun perlu perjuangan untuk dapat mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari- hari. Ramadan yang sementara kita jalani merupakan sarana untuk mendidik pribadi setiap muslim untuk senantiasa berlaku jujur baik kepada diri sendiri apatah lagi ke orang lain.

Baca juga :  Zakat Bukan Sekadar Kewajiban Melainkan Benih Menumbuhkan Kesejahteraan Bersama

Rasulullah SAW, sejak dini sudah mengajarkan kepada semua untuk senantiasa berlaku dan bertindak jujur, sebab sikap jujur merupakan salah satu jalan menuju surga yang dijanjikan oleh Allah SWT. Allah A’lam

Makassar, 25 Maret

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!