Dalam amanatnya, Wamenhan menegaskan bahwa pertahanan negara merupakan amanat konstitusi yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia. Ia menekankan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada institusi pertahanan, tetapi juga pada kesadaran kolektif seluruh warga negara untuk ikut menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Menurutnya, kehadiran Komcad adalah wujud nyata kesiapan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di masa depan.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan 500 ASN dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang telah melewati serangkaian seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, mental ideologi, kemampuan jasmani, hingga Latihan Dasar Kemiliteran di Rindam XIV/Hasanuddin. Ia berharap para anggota Komcad mampu menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat, membawa semangat disiplin, loyalitas, dan cinta tanah air dalam setiap pengabdian mereka.
Keberhasilan pengukuhan Komcad ASN Sulawesi Selatan ini menjadi bukti bahwa semangat bela negara dapat tumbuh di semua lini profesi. Dari ruang-ruang birokrasi hingga medan pengabdian masyarakat, ASN kini hadir bukan hanya sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai garda cadangan bangsa, siap menjaga Indonesia dengan dedikasi, integritas, dan semangat pantang menyerah. Ini adalah pesan kuat bahwa membangun pertahanan negara dimulai dari membangun karakter dan komitmen setiap anak bangsa. (*Rz)

