PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Lomba tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi guru untuk menegaskan dan memperkuat komitmennya sebagai pendidik profesional. Hal inilah yang menjadi ruh utama pelaksanaan Lomba Pengucapan Ikrar PGRI yang digelar di SD Inpres Perumnas Antang 3, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (24/1/2026).
Lomba yang diikuti para guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Manggala ini bertujuan meningkatkan penghayatan terhadap kode etik guru, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam menjalankan tugas pendidikan.
Penanggung jawab kegiatan, Andi Etty Cahyani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa lomba yang dibagi dalam kategori putra dan putri ini menjadi bagian dari upaya memantapkan jati diri guru sebagai pengamal Pancasila dan pendidik bangsa.
“Melalui pengucapan ikrar, guru diajak kembali merefleksikan perannya, tidak hanya sebagai pengajar di kelas, tetapi juga teladan dalam sikap, etika, dan kepribadian,” ujarnya.
Adapun kriteria penilaian lomba meliputi penguasaan teks, artikulasi, penghayatan, sikap dan penampilan, ketepatan waktu dan kerapian, serta etika dan kepribadian. Dewan juri terdiri dari Andi Etty Cahyani dan Rusdin Tompo, penulis sekaligus pegiat Sekolah Ramah Anak (SRA).
Usai perlombaan, panitia langsung mengumumkan para pemenang. Juara I kategori putri diraih Siti Zahra Hidayat, S.Pd., M.Pd. dari SD Inpres Nipa-Nipa. Sementara Juara I kategori putra diraih Herman, S.Pd. dari SD Inpres Perumnas Antang 3.

