Menjaga Martabat Kontestasi, Menyemai Gagasan untuk Masa Depan FIKK UNM

Ramzy
Ramzy 1.6k Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Di tengah dinamika pemilihan dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun 2026, seruan untuk menghadirkan kontestasi yang sehat dan bermartabat kembali digaungkan.

Anggota senat sekaligus dosen FIKK UNM, Dr. Wahyudin, S.Pd., M.Pd, menekankan pentingnya menjadikan pemilihan dekan sebagai ruang adu gagasan yang jernih dan konstruktif.

Menurut dia, setiap calon semestinya menghadirkan ide-ide segar yang mampu memberi manfaat nyata bagi kemajuan kelembagaan.

“Kontestasi ini hendaknya menjadi ajang menawarkan gagasan yang cemerlang, yang kelak dapat memberi asas manfaat bagi fakultas yang kita cintai,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kandidat tetap menjunjung tinggi etika akademik. Adab, sopan santun, dan semangat persaingan sehat, kata dia, merupakan fondasi penting dalam menjaga marwah institusi pendidikan.

Dalam suasana kompetisi, prasangka buruk antar kandidat diharapkan tidak mendapat ruang. Ia mengajak seluruh calon untuk berkompetisi secara sportif, dengan menempatkan adu gagasan intelektual sebagai panggung utama.

“Bersainglah secara sehat dan beradu gagasan secara intelektual. Kalian adalah kader terbaik yang dimiliki FIKK saat ini,” kata Wahyudin, di redaksi Pedoman Rakyat, Jalan AP Pettarani, Makassar, Minggu (5/4/2026).

Lebih jauh, ia mengingatkan setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, kontestasi tidak semestinya diwarnai upaya saling menjatuhkan, melainkan saling melengkapi demi kepentingan bersama.

“Jika ada kekurangan, mari kita tutupi bersama. Kelebihan yang ada hendaknya dimanfaatkan untuk kemajuan FIKK,” tutur mantan aktivis Pers Mahasiswa era 1998 itu.

Menurut dia, FIKK UNM membutuhkan sosok pemimpin masa depan yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga menjunjung prinsip keadilan. Kepemimpinan demikian dinilai penting untuk membawa fakultas kian diperhitungkan, tidak hanya di tingkat lokal dan regional, tetapi juga nasional hingga internasional.

Baca juga :  Piala Copa America 2024: Kolombia Tantang Argentina di Final

Ia pun menggarisbawahi, seluruh kandidat pada hakikatnya adalah bagian dari satu keluarga besar. Karena itu, semangat kebersamaan dan saling mendukung perlu terus dirawat.

Dalam waktu dekat, kata dia, tahapan pemaparan visi dan misi di hadapan civitas akademika akan menjadi momentum penting. Forum tersebut diharapkan mampu memantik partisipasi dan simpati warga kampus terhadap arah pembangunan fakultas ke depan.

Dr. Wahyudin berharap seluruh proses pemilihan dekan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sekaligus melahirkan pemimpin yang berintegritas, berkarakter, dan mampu membawa perubahan.

“Semoga setiap tahapan berjalan baik, dan kita memperoleh pemimpin yang mumpuni untuk masa depan FIKK yang lebih cerah,” tandas Dr. Wahyudin, S.Pd., M.Pd,. (Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!