Menjelang Idulfitri, Puluhan Ribu Guru Kemenag Kantongi Sertifikasi

Ramzy
Ramzy 483 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengungkapkan sebanyak 97.122 guru binaan Kemenag dinyatakan lulus sertifikasi guru angkatan ke-4 yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025.

Menurutnya, jumlah tersebut melengkapi capaian sebelumnya, yakni 304.661 guru Kemenag yang telah lebih dahulu lulus sertifikasi pada angkatan 1 hingga 3 sepanjang 2025. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan peningkatan profesionalitas tenaga pendidik, tetapi juga menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong kesejahteraan guru madrasah dan pendidikan keagamaan.

Menurut Amien, kabar kelulusan ini menjadi berkah tersendiri menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menyebut, momen tersebut diharapkan membawa kebahagiaan bagi para guru beserta keluarganya.

Sementara itu, Panitia Nasional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kementerian Agama yang juga Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menegaskan sertifikasi guru merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi profesional yang terstandar sekaligus bentuk pengakuan atas dedikasi guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menjelaskan, kelulusan puluhan ribu guru pada angkatan ke-4 ini sekaligus menegaskan keberpihakan Kementerian Agama terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Dengan status tersertifikasi, para guru berhak memperoleh tunjangan profesi sesuai ketentuan yang berlaku.

Munir menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong semangat para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran strategis mereka sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Adapun 97.122 guru yang dinyatakan lulus sertifikasi pada 2026 tersebut, kata dia, tersebar dalam 31 bidang studi, mencakup Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah, guru madrasah untuk mata pelajaran agama maupun umum, hingga guru agama Katolik, Kristen, dan Khonghucu.

Keberhasilan ini, lanjut Munir, tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari unit teknis di lingkungan Kementerian Agama, perguruan tinggi penyelenggara PPG, hingga para guru yang mengikuti seluruh tahapan sertifikasi dengan penuh tanggung jawab.

Baca juga :  Sambut HUT TNI ke-78, Kodam XIV/Hasanuddin Gelar Pameran Alutsista di Anjungan Pantai Losari

Ia berharap, pengumuman kelulusan ini dapat menjadi energi baru bagi para guru untuk terus meningkatkan dedikasi dan profesionalitas, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memuliakan guru sebagai penjaga masa depan bangsa. (Hdr)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!