Mentan Amran Berikan Kuliah Umum di IPB: Belajar Gagal Menuju Sukses

Ramzy
Ramzy 38 Pembaca
5 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Dalam sesi dialog, sejumlah mahasiswa menyampaikan pengalaman hidup, gagasan, serta pandangan mereka terkait pembangunan pertanian Indonesia. Salah satunya disampaikan Muslimin, mahasiswa Pascasarjana Ilmu Tanah IPB, yang menceritakan perjuangannya menempuh pendidikan tinggi melalui beasiswa dan bekerja sebagai petugas kebersihan selama kuliah karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Orang tua menjadi motivasi terbesar saya untuk terus melanjutkan pendidikan. Akses pendidikan tidak mudah, sehingga saya berjuang melalui beasiswa dan bekerja sambil kuliah,” ujar Muslimin.

Selain itu, mahasiswa Teknologi Pangan, Aesha, memaparkan inovasi smart skin packaging berbahan dasar ganyong untuk produk kemasan berbasis daging. Sementara Abdul Aziz dari Fakultas Pertanian menyoroti pentingnya disiplin, penghormatan kepada orang tua, serta keberlanjutan program swasembada pangan nasional.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa sektor pertanian Indonesia saat ini menunjukkan kinerja yang membanggakan di tengah ancaman krisis pangan global yang melanda banyak negara.

“Saat ini dunia menghadapi krisis pangan. Namun Indonesia mampu menunjukkan capaian yang membanggakan. Pada 2025 kita berhasil mencapai produksi beras sebesar 34,69 juta ton dan menjadi salah satu capaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Mentan Amran menambahkan bahwa sektor pertanian juga menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pertanian yang mencapai 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, akademisi, hingga generasi muda yang terus berinovasi di sektor pertanian.

Menutup kuliah umum, Mentan Amran mengajak mahasiswa untuk memiliki mimpi besar dan keberanian untuk mewujudkannya melalui tindakan nyata serta konsistensi dalam menjalani proses.

“Make big dreams, take action, and be persistent. Bermimpilah besar, ambil tindakan, lalu bertahan dalam prosesnya. Yang paling sulit bukan bermimpi, tetapi konsisten dan tidak menyerah ketika menghadapi tantangan,” ujarnya.

Baca juga :  PLN Sinjai Gerak Cepat Atasi Dampak Angin Kencang

Mentan Amran berharap mahasiswa IPB dapat menjadi generasi tangguh yang tidak hanya siap menghadapi tantangan masa depan, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan, inovator, dan pemimpin yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!