Mentan Amran Berikan Kuliah Umum di IPB: Belajar Gagal Menuju Sukses

Ramzy
Ramzy 32 Pembaca
5 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, BOGOR – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak takut menghadapi kegagalan dalam meraih cita-cita. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian penting dari proses menuju kesuksesan karena membentuk karakter, ketangguhan, dan daya juang seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pesan tersebut disampaikan Mentan Amran saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan sivitas akademika Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam kegiatan Ministerial and Top Executive Lecture Series yang merupakan bagian dari perayaan Dies Natalis ke-25 Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Kamis (11/6/2026). Kuliah umum mengangkat tema “Gagal Menuju Sukses: Membangun Kewirausahaan dan Agribisnis dalam Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional.”

Dalam paparannya, Mentan Amran menegaskan bahwa banyak orang ingin sukses, tetapi tidak mau keluar dari zona nyaman. Padahal, menurutnya, setiap keberhasilan besar selalu diawali dengan keberanian mengambil risiko dan menghadapi berbagai kesulitan.

“Kebanyakan kita tidak ingin keluar dari comfort zone, tetapi ingin sukses. Itu tidak bisa. Kalau ingin mencapai sesuatu yang besar, kita harus berani keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan yang lebih besar,” ujar Mentan Amran.

Ia mengatakan masa muda merupakan waktu terbaik untuk mencoba, belajar, dan bahkan mengalami kegagalan. Karena itu, mahasiswa tidak perlu takut mengambil langkah baru atau mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Hari ini kita belajar gagal. Kita belajar menderita. Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal saat masih muda. Justru dari kegagalan itulah kita belajar menjadi lebih kuat dan lebih siap menghadapi kehidupan yang sesungguhnya,” katanya.

Mentan Amran juga membagikan pengalaman hidupnya saat merintis usaha dari nol. Berbagai kegagalan dan kerugian yang pernah dialaminya justru menjadi pelajaran berharga yang membentuk mental dan daya juangnya hingga mampu mencapai berbagai keberhasilan.

Baca juga :  Audiensi ke Mako Lantamal VI Makassar, Kapolres Pelabuhan dan Danlatamal VI Bahas Penguatan Sinergitas TNI-Polri

Menurutnya, salah satu faktor yang membedakan orang sukses dengan yang gagal adalah kemampuan bertahan ketika menghadapi tekanan.

“Orang sukses adalah orang yang mampu bertahan dalam tekanan. Ketika dihina, diremehkan, dicemooh, atau menghadapi kegagalan, dia tetap bertahan dan terus melangkah. Di situlah mental pemenang dibentuk,” tegasnya.

Karena itu, Mentan Amran mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa muda untuk berjuang dan membangun kapasitas diri, bukan sekadar mencari kenyamanan sesaat.

“Struggle now, enjoy your life later. Jangan enjoy now, struggle for life later. Pilihannya hanya itu. Berjuanglah sekarang ketika tenaga, semangat, dan kesempatan masih terbuka lebar,” ujarnya.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!