“Alhamdulillah hari ini mudah-mudahan tidak ada aral melintang, 2 bulan ke depan kurang lebih 3 bulan insyaallah Indonesia tidak impor lagi, mudah-mudahan tidak ada iklim ekstrem, kita swasembada,” lanjutnya.
Amran menerangkan total produksi beras RI pada tahun ini telah mencapai 33,1 juta ton. Pada akhir tahun, produksi tersebut ditargetkan bisa mencapai 34 juta ton.
“Dan sampai hari ini produksi kita hari ini 33,1 juta ton sesuai BPS. Januari sampai Desember perkiraan produksi ini yaitu 34 juta ton di akhir tahun. Dibanding tahun lalu produksi kita 30 juta ton kemudian khusus bulan ini beras terjadi deflasi, yaitu -0,13%,” katanya. (*)

