Menyongsong Konferensi PWI Sulsel: Momentum Lahirkan Pemimpin yang Merangkul, Bukan Memukul

Ramzy
Ramzy 799 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Ia juga berharap kontestasi internal ini berjalan dengan elegan, di mana adu argumen, kematangan etika, dan penghormatan terhadap hak suara menjadi panglima dalam berdemokrasi.

“Salurkan hak suara Anda berdasarkan nurani dan rasa tanggung jawab demi mewujudkan PWI Sulsel yang jauh lebih progresif, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggotanya,” cetusnya.

Di mata Abdul Razak, riak-riak perbedaan dalam sebuah organisasi adalah bumbu demokrasi yang lumrah terjadi. Kendati demikian, ia mewanti-wanti agar gesekan tersebut tidak melampaui batas hingga memicu keretakan dan polarisasi di tubuh PWI.

Ia menekankan, siapa pun figur yang diberi mandat memimpin kelak, harus memiliki jiwa kepemimpinan yang akomodatif—mampu merajut kembali semua potensi yang sempat terbelah, serta membawa PWI melangkah gagah menghadapi disrupsi dunia pers modern.

Pada akhirnya, Konferensi PWI Sulsel tahun ini diharapkan menjadi batu pijakan untuk membenahi internal, mempererat solidaritas antar-jurnalis, serta melahirkan suksesi kepemimpinan yang membawa angin segar bagi kejayaan pers di Sulawesi Selatan. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Pj Bupati Enrekang Ajak Generasi Muda Pahami Prmilu Lewat Deklarasi Damai PEDOMANRAKYAT, ENREKANG – Dalam rangka mendukung suksesnya Pemilu pada 14 Februari 2024, Pemerintah dan Forkopimda Kabupaten Enrekang menggelar Deklarasi Pemilu Damai di alun-alun lapangan Abu Bakar Lambogo pada Senin (05/02/2024) dengan tema "Wujud Pemilu yang Aman, Langsung Umum, Bebas Rahasia, Jujur, Adil, serta Damai." Deklarasi tersebut, melibatkan ribuan siswa-siswi SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Enrekang, mengenakan seragam putih abu-abu sebagai identitas seragam mereka Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Bupati Enrekang, Dr. H. Baba, para Forkopimda, Pj Sekda, Pimpinan OPD, KPU Enrekang, Camat/Lurah, dan kepala sekolah sederajat SMA. Pj Bupati Enrekang menyatakan tujuan Deklarasi ini adalah memberikan pemahaman politik kepada pemilih pemula, khususnya siswa-siswi yang masuk dalam daftar pemilih. Mereka berhak bebas memilih baik Presiden, maupun DPD, DPR-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Beliau berharap tidak ada Golongan Putih atau Golout dan mengajak semua pihak untuk meningkatkan partisipasi dalam pemilihan umum. Disamping itu, kegiatan ini merupakan bagian dari program 10 prioritas pemerintah Daerah. Dengan melibatkan berbagai elemen, diharapkan pemilu kali ini dapat berjalan dengan aman, jujur, adil, serta menciptakan suasana damai di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Enrekang
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!