Merajut Kebersamaan dalam Pengabdian: PSMTI Mantapkan Langkah Menuju Imlek Nasional dan Munas 2026

Ramzy
Ramzy 270 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Di ruang rapat di Kantor Sekretariat PSMTI Pusat, Jakarta, Rabu (21/1/2026), suasana kebersamaan terasa kental. Para pimpinan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) berkumpul, bukan sekadar membahas agenda organisasi, tetapi juga merajut kembali semangat pengabdian yang telah mereka rawat selama hampir tiga dekade.

Rapat Pimpinan Pengurus Pusat PSMTI ini menjadi bagian penting dari konsolidasi organisasi. Dipimpin Sekretaris Umum PSMTI, Peng Suyoto, forum tersebut menjadi ajang koordinasi strategis agar seluruh program PSMTI berjalan searah dengan visi kebangsaan—hadir untuk masyarakat Indonesia, dalam keberagaman dan kebersamaan.

Salah satu fokus utama rapat adalah persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026 yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Lapangan Banteng, Jakarta. Bagi PSMTI, Imlek Nasional bukan sekadar perayaan budaya, melainkan simbol inklusivitas dan persatuan, di mana nilai-nilai kebangsaan dirayakan bersama.

Tak hanya bicara perayaan, rapat juga mengulas program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. PSMTI merencanakan pembangunan jembatan gantung di sejumlah wilayah, sebagai wujud kontribusi nyata organisasi dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil. Program ini mencerminkan komitmen PSMTI bahwa pengabdian sosial harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

Agenda strategis lainnya adalah penetapan Musyawarah Nasional (Munas) PSMTI yang disepakati akan digelar pada 28 September 2026. Dalam forum tersebut, Peng Suyoto dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Munas, sebuah kepercayaan yang menegaskan soliditas internal organisasi.

Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta, dalam arahannya menegaskan jati diri PSMTI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang telah hadir selama 28 tahun melayani masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Tionghoa.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  HBH Smaga 85 Makassar : Mari Saling Memaafkan
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!