Minggu Pagi, Mentan Amran Kumpulkan Rektor Perguruan Tinggi Lingkup Indonesia Timur, Perkuat Inovasi Pertanian

Ramzy
Ramzy 15 Pembaca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Ia menilai tantangan pertanian ke depan membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lahir dari kolaborasi pemerintah dan kalangan akademisi.

“Justru inilah yang luar biasa dari seorang pemimpin visioner, melibatkan para ahli dan para pemikir untuk memikirkan teknologi yang akan digunakan pada masa depan. Climate change sudah mengubah sistem pertanian dan kehidupan masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab para teknokrat dan ilmuwan untuk mewujudkannya bersama Pak Mentan,” ujarnya.

Menurutnya, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie siap berada di garis terdepan mendukung agenda swasembada pangan melalui penguatan sumber daya manusia dan pengembangan teknologi.

“Institut Teknologi BJ Habibie akan menyiapkan sumber daya teknologi serta kemampuan yang ada pada kami untuk meyakinkan pemerintah bahwa kami berada di garis terdepan bersama beliau untuk membuat Indonesia swasembada pangan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Universitas Halu Oleo, Ida Usman, mengaku memperoleh banyak inspirasi dari pemaparan Mentan Amran mengenai besarnya potensi pertanian Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini kami diberi kesempatan berbincang secara langsung dengan Pak Mentan. Beliau memperlihatkan kinerja yang sangat luar biasa. Dengan presentasi Pak Menteri, muncul ide-ide apa yang harus kami laksanakan di Sulawesi Tenggara. Itu sangat penting untuk mendukung pembangunan pertanian di daerah,” katanya.

Kolaborasi Kementerian Pertanian dengan perguruan tinggi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengajak kampus mengambil peran lebih besar dalam membangun kemandirian bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi, dan teknologi. Dalam pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya berbagai solusi bagi kemajuan Indonesia.

Baca juga :  Kaballangan Jadi Kampung Tangguh Anti Narkoba

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujar Presiden Prabowo pada Jumat (26/6/2026) lalu.

Melalui sinergi pemerintah dan perguruan tinggi, Kementerian Pertanian optimistis inovasi dan teknologi pertanian akan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan produktivitas, mempercepat modernisasi sektor pertanian, dan memperkokoh fondasi swasembada pangan Indonesia. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA

[ruby_related total=5 layout=5]

Tinggalkan Komentar