Selain itu, sebanyak 393 pegawai juga memperoleh kepastian administratif dan legalitas status kepegawaian.
Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Prof. JJ menyiapkan agenda besar untuk memperkuat reputasi global Unhas. Salah satunya melalui penguatan ekosistem riset berbasis kolaborasi. Hingga kini, Unhas telah membentuk 315 Thematic Research Group (TRG) yang menghimpun 1.523 peneliti internal bersama 532 mitra internasional dari 77 negara.
Ke depan, Unhas menargetkan pengiriman sekitar 500 dosen untuk studi lanjut ke luar negeri serta menghadirkan 200 visiting scholars kelas dunia. Mobilitas internasional mahasiswa juga akan diperluas melalui program Double Degree, Joint Degree, dan Credit Earning dengan perguruan tinggi ternama dunia.
Selain itu, Unhas menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing hingga mencapai rasio 2 persen dari total mahasiswa domestik, sekaligus mengoptimalkan jejaring alumni di berbagai sektor strategis untuk memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja global.
Menutup sambutannya, Prof. JJ mengajak seluruh keluarga besar Unhas untuk terus bergerak bersama membawa kampus merah menuju panggung dunia.
“Dari Timur Indonesia, akan terbit matahari ilmu pengetahuan yang menerangi peradaban,” tandas Prof JJ.
Pelantikan dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Ismail Hasani, Anggota DPR RI Nurdin Halid, Anggota DPD RI Tamsil Linrung, A. Waris Halid, serta Kamrussamad.
Hadir pula Ketua Kadin Indonesia sekaligus Anggota MWA Unhas Arsjad Rasjid, Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas yang juga anggota MWA Unhas, jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, para kepala daerah, serta para rektor perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia.
Beberapa mantan Rektor Unhas juga tampak hadir, di antaranya Basri Hasanuddin, Idrus Paturusi, dan Dwia Aries Tina Pulubuhu. (asnawin)

