Obati ‘Luka’ Nelayan Pasca Perubahan Warna Air Laut, Wabup Dorong Perangkat OPD dan ASN Belanja Ikan ke Pasar

Zainal 264 Pembaca
1 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, KEPULAUAN SELAYAR - Mengobati 'luka' dan dampak kerugian yang dirasakan warga nelayan pasca femomena perubahan warna serta aroma air laut di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Wabup Selayar, H. Saiful Arif, SH memutuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas, Jum'at pagi pekan lalu di Ruang Kerja Asisten Ekonomi dan Pembangunan untuk mendorong para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN pada umumnya beserta keluarga untuk berbelanja dan membeli ikan ke pasar.

Namun, keputusan ini tidak jadi ditindaklanjuti karena Kadis Perikanan Ir. Makkawaru menginfokan, besok (Sabtu, red) para nelayan dan pedagang ikan tidak akan berjualan. Hasil tangkapan mereka memang bukan untuk dijual, melainkan untuk dibakar dan dimakan bersama.

"Semua dipersiapkan buat kebutuhan bakar ikan dan makan bersama untuk meyakinkan warga bahwa ikan yang mereka jual aman untuk dikonsumsi dan tidak terkontaminasi oleh dampak perubahan warna serta aroma air laut," tukas Saiful Arif.

"Tadi pagi saya ngobrol dengan Sahiding, penduduk Bonea, Kelurahan Benteng Utara dan bertetangga dengan pasar di tanggul berbatasan dengan lokasi terdampak, kemarin pembeli ikan membludak di pasar dan "berebutan" membeli ikan, namun tidak bisa terlayani semuanya, karena pembeli jauh lebih banyak dari pada ikan yang dijual," tambah Wabup. (FS)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version