PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengajak generasi muda untuk meningkatkan kesadaran terhadap dinamika global serta memperkuat semangat bela negara dalam menghadapi tantangan zaman.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kuliah umum bertajuk “Konflik Global dan Dampaknya bagi Keamanan Nasional” yang digelar di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Kampus II Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Kamis (16/4/2026).
Kehadiran Pangdam beserta rombongan disambut langsung oleh Rektor UIN Alauddin, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan institusi pertahanan dalam membangun ketahanan nasional.
Dalam pemaparannya, Pangdam menyoroti bahwa konflik global saat ini semakin kompleks dan tidak lagi terbatas pada perang konvensional. Ancaman modern seperti perang siber, disinformasi, hingga ketegangan geopolitik dinilai memiliki dampak nyata terhadap stabilitas nasional, termasuk di Indonesia.
“Generasi muda harus mampu memahami perubahan global secara cerdas dan kritis, karena dampaknya bisa langsung dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pangdam juga menjelaskan bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan nasional melalui program kerakyatan. Salah satunya adalah penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pembinaan teritorial yang berkelanjutan.
Kuliah umum ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada mahasiswa. Pangdam berharap, generasi muda Indonesia mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pertahanan, diharapkan lahir generasi emas Indonesia yang tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan global di masa depan. (*Rz)

