Pantau Hilal Syawal di Unismuh, Kemenag Sulsel Libatkan Lintas Lembaga

Ramzy
Ramzy 889 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, Ali Yafid, mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan pemantauan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis, 19 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penentuan Hari Raya Idul Fitri yang hasilnya akan dibahas dalam sidang isbat tingkat nasional pada hari yang sama.

Pemantauan hilal untuk wilayah Sulawesi Selatan dipusatkan di Observatorium Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin. Lokasi tersebut merupakan satu dari 117 titik pemantauan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Ali Yafid, pelaksanaan rukyatul hilal di Makassar melibatkan berbagai unsur lintas lembaga dan keagamaan. Di antaranya Kanwil Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulsel, BMKG Makassar, MUI Sulsel, Pengadilan Agama, perguruan tinggi, serta organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Ia menjelaskan, keterlibatan banyak pihak ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam memastikan proses penetapan Idul Fitri berlangsung secara transparan, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pemantauan hilal dari Sulsel selanjutnya akan dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat di Jakarta.

Penetapan awal Syawal 1447 Hijriah, lanjutnya, tetap menunggu laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh daerah di Indonesia yang kemudian dibahas secara bersama dalam sidang isbat.

Sidang isbat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H, bertempat di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta.

Kementerian Agama, kata Ali Yafid, akan tetap mematuhi dan melaksanakan hasil sidang isbat sebagai keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Hari Raya Idul Fitri.

Ia pun mengajak seluruh umat untuk tetap menjaga nilai-nilai kesucian Ramadan hingga akhir. Atas nama Kementerian Agama Sulsel, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. (Hdr)

Baca juga :  Bupati Sidrap Resmikan Sekolah Dasar Islam Terpadu As Sunnah Salobukkang
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!