“Kalo tak salah dua tahun berturut yaitu 1999 dan 2000, PDAM Parepare peroleh keuntungan semasa kepemimpinan Andi Ampa”, cerita Abdul Azis, sahabat almarhum Andi Ampa di rumah duka.
Lanjut Azis, keberhasilan ini yang mengantarkan Andi Ampa meraih Strata Dua (S2) di Fakultas Ekonomi Unhas. Sebab tesisnya berkaitan dengan keberhasilan dan keuntungan yang diperoleh PDAM Parepare masa itu. Profesor Burhamzah sebagai salah satu dosen pengujinya meragukan itu, karena perusahaan daerah itu dinilainya selalu merugi.
Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PDAM Tirta Karajae, Juhanna, SE menilai, apa yang dicapai PDAM Parepare sekarang tidak lepas dari perjuangan Andi Ampa. Sehingga PAM Tirta Karajae patut diperhitungkan dan disejajarkan PDAM lainnya yang lebih dulu maju.
Beberapa pejabat dan mantan pejabat melayat duka, bahkan menshalatinya di Masjid Raya Kota Parepare. Tampak hadir Ketua DPRD Parepare H. Kaharuddin Kadir dan Ketua DPRD Barru H. Syamsuddin Muhidin, mantan Dirut PDAM Parepare sebelum Andi Ampa, H. Muin Syam dan H. Ibrahim Beddu serto tokoh masyarakat lainnya.
Alumni Fakultas Ekonomi Unhas dan mantan Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Parepare (HIPMI Parepare) ini diantar ke peristirahatan terakhirnya di Suppa Kabupaten Pinrang dikuburan pemakaman keluarganya. Selamat jalan Andi Ampa, semoga amal dan ibadahmu diterima di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosanya. (Takdir Abduh).
