PEDOMAN RAKYAT, PAREPARE. Hanya selang tiga hari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Parepare berduka, dua mantan Pejabatnya meninggal dunia. Pada hari Minggu (8/2/26) H. Muhammad Syukri Jamaluddin yang pernah sebagai Plt. Dirut PDAM Parepare kemudian menyusul H. Fahruddin Andi Umar, SE, MM yang pernah menjadi direktur utama tiga periode meninggal pada Rabu dini hari (11/2/26).
Sosok Syukri yang pernah dipercayakan oleh Mantan Walikota Parepare H. Taufan Pawe sebagai pelaksana tugas Dirut PDAM Parepare tumbang saat istirahat main tenis di lapangan Rujab Walikota Parepare. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit, namun belum tiba di Rumah Sakit Tipe B Andi Makkasau sudah menghembuskan nafas terakhirnya.
Bukan saja perusahaan air itu kehilangan orang terbaiknya, juga Majelis Syuhada Parepare kehilangan jamaahnya. Sebagaimana diketahui, Syukri adalah salah seorang dari ratusan pejuang subuh Majelis Syuhada yang bersafari dari masjid ke masjid setiap hari Jumat.
Sehingga tak heran, selain kerabat keluarga dan rekan kerjanya ke rumah duka, juga dari jamaah Majelis Syuhada yang datang. Bahkan mereka juga menshalatinya di Masjid Al-Ihlas Kelurahan Ujung Lare, kemudian mengantar ke peristirahatan terakhirnya di Pemakaman Sariminnyae Kota Parepare, Senin (9/2/26).
Sedangkan Fahruddin Andi Umar setelah dirawat beberapa hari di RS Type B Andi Makkasau, kemudian di rujuk ke RS Wahidin Makassar pada Selasa siang harinya (10/2/26). Namun ajal menjemputnya pada Rabu dini harinya (11/2/26).
Sejumlah mantan pejabat baik di kalangan PDAM dan Pemda Parepare cukup mengenal sosok Fahruddin yang biasa disapa Andi Ampa. Dia dianggap membawa pembaharuan dalam pengelolaan perusahaan air minum Parepare. Sehingga pernah dinilai PDAM Parepare meraih keuntungan padahal sebelumnya tidak.
