Pemasangan travelator tersebut merupakan bagian dari pengembangan bisnis melalui proyek brownfield pada fasilitas eksisting. Pelabuhan Makassar menjadi salah satu pilot project standardisasi Terminal Penumpang di wilayah Pelindo, dan realisasi fasilitas ini dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga citra perusahaan.
Pelindo Regional 4 Makassar juga memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, jalur keberangkatan, ruang layanan publik, serta titik informasi telah berfungsi optimal. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan dari serta menuju kawasan timur Indonesia selama periode Nataru.
Untuk meminimalisasi risiko keamanan, Pelindo menambah personel operasional, mengaktifkan Posko Nataru selama 24 jam, dan menata ulang alur keberangkatan serta kedatangan guna mencegah kepadatan. Fasilitas publik seperti ruang laktasi, toilet, ruang kesehatan, hingga layanan ramah difabel turut dipastikan berada dalam kondisi prima. Koordinasi dengan KSOP Utama Makassar, Polsek Soeta Pelabuhan Makassar, dan Polres Pelabuhan Makassar juga ditingkatkan.
“Kami berharap momen Nataru ini berlangsung dengan aman dan khidmat. Sebagai pengelola pelabuhan, kami berupaya maksimal meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pemudik agar dapat berkumpul bersama keluarga merayakan Natal dan Tahun Baru 2026,” pungkas Iwan Sjarifuddin. (*/idj)


