Iwan Sjarifuddin menambahkan bahwa K3 tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban administratif semata. Lebih dari itu, budaya keselamatan harus tumbuh dari kesadaran kolektif seluruh pegawai dan tenaga kerja yang terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan.
Dalam forum tersebut, para peserta juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja serta peningkatan kewaspadaan dalam menjalankan tugas sehari hari di lingkungan pelabuhan.
Menutup kegiatan tersebut, Iwan Sjarifuddin mengungkapkan bahwa,” Komitmen manajemen di semua level sangat penting untuk memastikan budaya K3 berjalan secara konsisten. Dengan penerapan budaya keselamatan yang kuat, diharapkan kinerja keselamatan kerja (occupational safety) dan keselamatan proses (process safety) dapat berjalan beriringan sehingga mendukung operasi pelabuhan yang andal, keberlanjutan bisnis, serta peningkatan citra perusahaan,” ungkap Iwan Sjarufuddin. (idj)

