PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Meski Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah melakukan Groundbreaking atau pertanda dimulainya Paket IV dan V Preservasi Jalan Provinsi Multi Years Contract (MYC) di Kabupaten Bone,Soppeng ,Wajo ,Pangkep dan Barru minggu ketiga Januari 2026 lalu, namun hingga minggu pertama Mei 2026 belum ada samasekali tanda tanda dimulainya pekerjaan jalan di poros Takalala – Cabenge Soppeng .
Hasil pemantauan dari Cabenge ke Takalala Kamis 07 Mei 2026 ,kondisi jalan provinsi tersebut sudah “bak “kubangan kerbau ,lubang menganga dan genangan air dimana mana . Ironisnya samasekali belum ada tanda tanda dimulainya preservasi jalan serta tidak adanya perhatian dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel melakukan pemeliharaan rutin minimal penimbunan pasir dan batu (sirtu) agar kerusakannya tidak bertambah parah .
Seorang warga nampak berinisiatif melakukan penambahan sirtu dengan menyiapkan kotak sumbangan di daerah Labessi .Disisi lain ,sejumlah tokoh masyarakat dan pemakai jalan dengan kesal menyebut sepetinya Pemprov Sulsel “menganaktirikan” pekerjaan jalan Provinsi di Soppeng .Mereka sangat menyayangkan rendahnya perhatian Pemprov Sulsel menindaklanjuti keluhan bertubi tubi masyarakat yang dikenal dengan lalu lintas harian rata rata (LHR) tinggi termasuk pemakai jalan dari Wajo dan Luwu via Soppeng ke Makassar
