Ia juga menekankan bahwa kegiatan Gladian Pimpinan Sangga merupakan wadah pembentukan calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, peserta dituntut memiliki jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Lebih lanjut, Chaerul mengingatkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pemuda harus mampu beradaptasi dan mengambil peran sebagai produsen konten yang inspiratif. Selain itu, pemuda juga diharapkan dapat menghadirkan solusi digital untuk menjawab berbagai tantangan zaman.
“Pemuda harus mampu memperkenalkan potensi Jeneponto hingga ke tingkat nasional melalui pemanfaatan teknologi secara kreatif dan positif,” tambahnya.
Dengan semangat tersebut, diharapkan generasi muda Jeneponto dapat menjadi motor penggerak perubahan yang membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik. (Rizal)

