Pendaftaran Beasiswa Garuda S1 2026 Diperpanjang hingga 31 Maret

James
James 2.4k Pembaca
6 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Pedomanrakyat.co.id – Pendaftaran Beasiswa Garuda S1 2026 resmi diperpanjang hingga 31 Maret 2026. Perpanjangan ini diumumkan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa kelas XII SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik tinggi.

Sebelumnya, masa pendaftaran program ini dijadwalkan berakhir pada 15 Maret 2026. Dengan adanya penambahan waktu, calon peserta diharapkan dapat mempersiapkan dokumen dan memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan sebelum mengikuti proses seleksi.

Program Beasiswa Garuda sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi global, terutama pada bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Melalui program ini, penerima beasiswa diharapkan mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional di masa depan.

Tiga Pilar Utama Beasiswa Garuda

Dalam pelaksanaannya, program Beasiswa Garuda S1 dirancang berdasarkan tiga pilar utama yang menjadi bagian dari ekosistem Sekolah Garuda.

  • Inkubator Pemimpin, yang bertujuan menyiapkan generasi muda dengan kemampuan kepemimpinan serta wawasan global.
  • Penyeimbang, yaitu memberikan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi talenta terbaik dari berbagai latar belakang.
  • Prestasi akademik dan pengabdian masyarakat, yang menekankan pentingnya prestasi sekaligus kontribusi sosial.

Melalui konsep ini, penerima beasiswa tidak hanya ditargetkan unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.

Bidang Prioritas Beasiswa Garuda S1

Pemerintah menetapkan sejumlah bidang prioritas dalam program ini yang dinilai penting bagi pembangunan nasional serta peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global.

  • Energi
  • Digitalisasi
  • Kesehatan
  • Maritim
  • Ketahanan pangan
  • Material dan manufaktur maju
  • Hilirisasi industri
  • Pertahanan
  • Hukum dan kebijakan publik
  • Bisnis dan ekonomi
Baca juga :  270 Dosen ADPERTISI Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Takalar

Peserta yang memilih salah satu bidang tersebut berpeluang lebih besar untuk mengikuti proses seleksi hingga tahap berikutnya.

Komponen Pendanaan Beasiswa Garuda

Penerima Beasiswa Garuda S1 akan mendapatkan dukungan pembiayaan yang terdiri dari dua komponen utama, yakni dana pendidikan dan dana pendukung.

1. Dana Pendidikan

  • Biaya pendaftaran perguruan tinggi
  • Biaya kuliah atau SPP
  • Tunjangan buku

2. Dana Pendukung

  • Biaya hidup bulanan selama masa studi
  • Biaya transportasi
  • Asuransi kesehatan
  • Biaya pengurusan visa
  • Biaya kedatangan di negara tujuan

Dengan dukungan pembiayaan tersebut, penerima beasiswa diharapkan dapat fokus menjalani pendidikan tanpa terbebani biaya studi.

Syarat Umum Pendaftaran

Program ini diperuntukkan bagi siswa kelas XII SMA atau sederajat tahun ajaran 2025/2026 yang memenuhi sejumlah persyaratan.

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP, KK, KIA, atau paspor
  • Siswa kelas XII SMA atau sederajat tahun ajaran 2025/2026
  • Memiliki eligibilitas mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
  • Menyertakan surat keterangan sehat
  • Menyetujui surat pernyataan dari LPDP
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen pendanaan yang sama

Bagi pendaftar penyandang disabilitas, diwajibkan melampirkan surat keterangan resmi dari rumah sakit serta surat pernyataan orang tua di atas materai.

Persyaratan Khusus

Selain syarat umum, calon peserta juga harus memenuhi sejumlah kriteria tambahan sebagai berikut:

  • Memiliki skor SAT minimal 1.170
  • Memiliki skor IQ minimal 110 dari lembaga psikologi terakreditasi dengan kategori minimal “Baik Sekali”
  • Pernah meraih prestasi pada ajang yang diselenggarakan atau dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas)
  • Atau pernah menjadi pengurus inti OSIS seperti ketua atau wakil ketua

Bagi peserta yang belum memiliki skor SAT atau belum memenuhi standar, diwajibkan mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Saintek.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!