“Menurut Gusty bahwa, teknologi itu harus bersaing di setiap sangayoka dan anggota CUSS harus berubah kehidupannya dengan misi CUSS meningkatkan kualitas hidup anggota berbasis komunitas yang ramah lingkungan melalui pemberdayaan sosial, ekonomi, dan teknologi secara berkelanjutan.
“Semua kunci perubahan tersebut terletak pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang semakin tinggi kualitas atau kualifikasinya, maka semakin tinggi pula loyalitas dan pengabdian di masyarakat,” sebutnya.
Ia menjelaskan bahwa, menjadi aktivis (sangayoka) yang sejati di CU Sauan Sibarrung yang berdaya, tangguh dan solidaritas. Dan rapat ini bertujuan agar semua memiliki pemahaman yang sama dalam tugas dan tanggungjawab sebagai sangayoka CUSS.
“Pemberdayaan anggota CUSS yakni, Pemberdayaan sosial, ekonomI terkait lingkungan hidup, terkait penggunaan teknologi. Dan dengan secara teritori menurut wilayah teritori, secara individu usaha masing-masing anggota dan secara berkelompok pada usaha binaan untuk memperhatikan rantai nilai ABCD dalam usaha,” jelasnya.
Dengan demikian sangayoka semakin satu persepsi, semakin kompak dalam berkarya untuk meningkatkan mutu hidup masyarakat serta mutu hidup seluruh anggota CUSS di TP Saluampak. (Yustus)

