PEDOMANRAKYAT, GOWA – Hujan tipis membasahi halaman Polsek Bontonompo pada Sabtu dini hari, 2 Agustus 2025 lalu.
Di tengah gelap yang nyaris pekat, tiga tahanan kasus pencurian meninggalkan selnya. Besi jeruji yang bengkok menjadi saksi, sebelum langkah mereka hilang di jalan desa.
Sejak pagi, kabar pelarian itu membuat telepon di meja piket Polres Gowa nyaris tak berhenti berdering.
“Kita tidak boleh kehilangan jejak,” ujar AKP Bahtiar, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, mengingat momen awal pengejaran.
Penyisiran dimulai Minggu dini hari (03/08/2025). Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan di bawah AKP Wawan Suryadinata bergabung dengan Unit Resmob dan Jatanras Polres Gowa, serta Unit Kamneg Satintelkam.
Rute perburuan membentang jauh, dari Pelabuhan Barru, Pelabuhan Nusantara Parepare, hingga dek-dek kapal tujuan Balikpapan, Nunukan, dan Tarakan. Hasilnya nihil.
Jejak segar muncul dua hari kemudian, Selasa (05/08/2025). Di Dusun Patoko, Desa Harapan, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Unit Resmob Polres Luwu dan Unit Reskrim Polsek Walenrang menemukan MI, 19 tahun, meringkuk di rumah kerabatnya.
