PEDOMANRAKYAT, MAJENE – Upaya memperkuat kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat terus digalakkan di lingkungan perguruan tinggi. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis BIMA yang digelar Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Februari 2026 itu, Bdn. Sumarni, S.ST., M.Keb, dosen Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Megarezky (Unimerz), dipercaya sebagai narasumber. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kapasitas dosen Unsulbar dalam menyusun proposal yang kompetitif di sistem nasional.
Bimtek ini diikuti dosen dari berbagai program studi di lingkungan Unsulbar. Fokusnya tidak sekadar teori, tetapi juga praktik langsung penyusunan proposal sesuai ketentuan platform BIMA—sistem yang kini menjadi pintu utama dalam proses pengajuan, seleksi, pendanaan, hingga pelaporan penelitian dan pengabdian dosen di tingkat nasional.
Dalam pemaparannya, Sumarni membedah secara sistematis tahapan perencanaan proposal, mulai dari penyusunan latar belakang yang kuat, perumusan metodologi, penyesuaian dengan skema pendanaan, hingga strategi memenuhi indikator penilaian. Materi disampaikan melalui kombinasi pemaparan konseptual, diskusi interaktif, serta praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami, tetapi juga mampu mulai menyusun proposalnya.
