Perkuat Keamanan Pangan, Pemkab Majene Gelar Forum Advokasi dan FGD Lintas Sektor

Ramzy 511 Pembaca
2 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAJENE – Pemerintah Kabupaten Majene melalui Sekretariat Daerah menggelar Forum Advokasi dan Focus Group Discussion (FGD) Lintas Sektor Program Keamanan Pangan Terpadu tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene pada Rabu (15/04/2026) ini bertujuan untuk mensinergikan komitmen antar-perangkat daerah dalam menjaga kualitas konsumsi masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Majene dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Balai POM di Mamuju, serta pimpinan berbagai instansi vertikal dan perangkat daerah di lingkup Pemkab Majene.

Dalam sambutannya, Bupati Majene menekankan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pengawasan obat dan makanan dapat dilakukan secara preventif dan menyeluruh hingga ke tingkat desa.

"Program Keamanan Pangan Terpadu ini bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan kerja bersama. Keterlibatan aktif dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga para Camat dan Kepala Desa sangat krusial untuk memastikan pangan yang beredar di Majene aman dari bahan berbahaya," ujar Bupati.

Selain koordinasi rutin, forum ini secara khusus membahas keterkaitan antara keamanan pangan dengan percepatan penurunan angka stunting. Sekretaris Daerah Kabupaten Majene dalam diskusi panel memaparkan strategi optimalisasi Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM).

Sejalan dengan hal tersebut, BAPPEDA Kabupaten Majene turut menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan program nasional keamanan pangan yang diintegrasikan dengan rencana pembangunan daerah. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pangan sehat yang mendukung pertumbuhan anak-anak di Majene secara optimal.

Rangkaian acara diawali dengan penandatanganan komitmen bersama antara BPOM dan Pemerintah Kabupaten Majene. Selain sesi pemaparan materi dari Balai POM Mamuju mengenai profil keamanan pangan di Provinsi Sulawesi Barat, peserta juga dilibatkan dalam diskusi kelompok (Group Discussion) untuk merumuskan keterpaduan program kerja antar-instansi untuk satu tahun ke depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 28 perwakilan instansi, termasuk Kepala Dinas, Camat, perwakilan organisasi profesi guru, hingga media pers, guna memastikan pesan edukasi keamanan pangan tersampaikan secara luas kepada masyarakat Kabupaten Majene. (*/RH)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version