PKM Nasional ADPERTISI di Kelurahan Bajubodoa Maros Adakan Penyuluhan Pencatatan Pengelolaan Keuangan UMKM

Mahyuddin
Mahyuddin 258 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Adapun dosen pengabdi dari Kelompok 5 diantaranya; Bertha Beloan, S.E.,M.Si.,Ak,ACPA (UKI Paulus Makassar) bertindak sebagai pemateri dan didampingi oleh Dr. Mulyana SE.M.Ak (Institut Ilmu Sosial Dan Bisnis Andi Sapada) bertindak sebagai pemateri, Hartati, SE.,M.M (Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada)sebagai moderator dan Ilham A. Fatta, S.E.,M.Ak(Universitas Pejuang Republik Indonesia) memandu jalannya sesi diskusi.

Dr. Andi Sulfati, S.E., M.M., Ak (STIEM Bongaya Makassar), Drs. H.Syiar Rinaldy, M.Si., Ak., CA, CPA(STIEM Bongaya Makassar), Maiercherina Daud, S.E.,M.Acc.,Ak.,ACPA (Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar), Rama Nugraha Irawan Surayuda, SE., MM (Politeknik LP3I Tasikmalaya).

Saripah A RM, SE.,MM (Institut Ilmu Sosial Dan Bisnis Andi Sapada), MH Iqbal SE.,SH.,M.Si(Institut Ilmu Sosial Dan Bisnis Andi Sapada), Arsyad Paweroi, S.E., M.M (STIE YPUP Makassar) dan Nurhani, S.E., M.Si(STIE YPUP Makassar).

Selama penyuluhan para pemateri menjelaskan tantangan arus kas yang biasa dihadapi oleh usaha kecil diantaranya; pembayaran yang terlambat, kurangnya literasi keuangan, perkiraan penjualan yg terlalu tinggi, tidak menyimpan cadangan kas.

Adapun strategi mengatur cash flow usaha dengan membuat perencanaan keuangan dengan tepat, pastikan cash in lebih besar dari pada cash out, alokasikan keuntungan dengan baik, utamakan pembayaran di depan, pisahkan rekening pribadi dan rekening usaha, buat laporan cash flow dgn teliti, lakukan dgn komitmen yg kuat

Langkah membuat laporan bisnis dengan mencatat semua transaksi yang terjadi pada bisnis, mengumpulkan bukti transaksi, membuat laporan keuangan.

Dijelaskan pula tentang cara mempertahankan bisnis di era new normal: periksa kondisi keuangan, evaluasi keuangan bisnis, evaluasi perkiraan penjualan, tingkatkan penjualan dengan cara paling murah, efisiensi biaya marketing , cek kembali anggaran tekan pengeluaran supaya likuiditas lebih kuat, persiapkan diri untuk seknario terburuk , beri nilai lebih pada layanan

Baca juga :  Pemkab Sinjai Pantau Pendistribusian Pupuk Subsidi

Salah seorang pelaku usaha mengatakan bahwa selama ini tidak ada pencatatan yang dilakukan, dana pribadi dan dana usaha bercampur jadi satu sehingga mereka tidak bisa mengetahui apakah usaha yang mereka jalankan memperoleh keuntungan atau malah mendatangkan kerugian.

Para peserta pelatihan berterima kasih berkat penyuluhan yang dibawakan dosen pengabdi ADPERTISI kelompok 5 dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan selama penyuluhan. (ym)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!