Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga

Ramzy
Ramzy 194 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MEDAN – Hukum yang berkeadilan tidak akan kalah dengan framing-framing opini negatif dan informasi hoaks. Untuk itu dihimbau pada masyarakat agar menyampaikan informasi atau berita sesuai fakta ke publik, agar tidak menjadi pandangan luar terhadap hukum yang bermartabat.

Pendapat itu disampaikan Praktisi Hukum, Rizki Nainggolan,SH,M.Kn pada wartawan, Selasa (12/5/2026). “Mengamati proses sidang Prapid yang di mohonkan saudra PS dan Polrestabes Medan sebagai termohon, serta analisa saya terhadap berita yang beredar di media, bahwa hukum yang berkeadilan tidak akan kalah dengan framing-framing opini negatif,”jelasnya.

Seperti diketahui, beredar informasi ajakan/ undangan aksi damai yang diduga disebarkan pihak keluarga pelaku penganiayaan brutal, PS. Ajakan tersebut lagi-lagi bernarasikan hoaks yang bertuliskan “Stop Kriminalisasi Korban, Bukan Pelaku” pada hari Jumat, 15 Mei 2026. Dengan sasaran aksi Polrestabes Medan dan Rumah Dinas Kapoldasu.

Narasi hoaks ini sengaja disebarkan pihak pelaku agar masyarakat terbawa emosi dan seolah-olah membenarkan narasi hoaks yang sengaja diproduksi secara terus-menerus.

Para pelaku penganiayaan brutal diduga sengaja memproduksi informasi hoaks untuk menarik simpati warga. Padahal faktanya, para pelaku yang penganiayaan brutal ini telah membuat gaduh di masyarakat dengan terus menerus menyebarkan informasi hoaks.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Pangdam Kasuari Bertemu Kepala BKKBN PB, Optimis Masalah Stunting Bisa Diatasi
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!