PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Ketua Harian Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Prof Andi M Syakir, menegaskan pentingnya memperbanyak jumlah saudagar (pengusaha) sebagai kunci utama dalam mendorong kemajuan ekonomi Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026.
Menurutnya, negara-negara maju di dunia umumnya memiliki jumlah pengusaha yang tinggi secara kuantitas. Sementara itu, Indonesia masih menghadapi tantangan karena jumlah sudagar per kapita tergolong rendah, sehingga berdampak pada lemahnya akselerasi ekonomi nasional.
“Untuk mewujudkan ekonomi Indonesia yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045, dibutuhkan lebih banyak penggerak ekonomi, yakni sudagar-sudagar yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa saudagar yang dibutuhkan bukan hanya kuat secara bisnis, tetapi juga memiliki idealisme kebangsaan. “Harus ada Merah Putih di dadanya, sehingga orientasinya bukan hanya keuntungan, tetapi juga kontribusi bagi bangsa,” tambahnya.
Prof Andi M Syakir juga menyoroti dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, yang menurutnya menjadi pengingat pentingnya kemandirian ekonomi nasional. Ia mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang mulai mendorong kemandirian pangan sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional.
Lebih lanjut, ia menyampaikan kebanggaan terhadap peran Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KKSS, dalam menggerakkan program swasembada pangan nasional.
Program tersebut, kata dia, dijalankan secara sistematis berbasis pendekatan ilmiah dan inovasi teknologi, meski saat ini masih dalam tahap awal dengan fokus pada komoditas beras.
Dalam konteks organisasi, KKSS kini membentuk dua satuan tugas strategis, yakni di bidang pendidikan dan ekonomi. Langkah ini menunjukkan komitmen KKSS untuk tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga menembus skala global.
“Negara maju selalu ditopang oleh kekuatan pendidikan dan ekonomi. Karena itu, KKSS harus hadir sebagai bagian dari kekuatan tersebut,” jelasnya.
