Reformasi Budaya Polri di Polres Pelabuhan Makassar, Kapolres Tekankan Perubahan Cara Berpikir

Ramzy 323 Pembaca
3 Menit baca

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Suasana tegas namun penuh semangat mewarnai arahan internal yang dipimpin langsung oleh kepada seluruh jajaran . Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres dan Polsek jajaran dalam sebuah forum konsolidasi yang sarat pesan perubahan.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Reformasi Budaya Polri bukan sekadar perubahan simbolik. Ia menekankan bahwa reformasi bukan hanya soal seragam atau sistem kerja, melainkan menyentuh hal yang paling mendasar, yakni perubahan cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Reformasi budaya bukan hanya soal seragam atau sistem kerja. Ini soal perubahan cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas AKBP Rise di hadapan seluruh peserta.

Menurutnya, tantangan Polri ke depan semakin kompleks. Masyarakat kini semakin kritis, arus informasi bergerak begitu cepat, dan setiap tindakan anggota dapat dengan mudah menjadi konsumsi publik. Dalam situasi seperti itu, reformasi budaya adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar.

“Reformasi budaya adalah keharusan, bukan pilihan,” tambahnya dengan nada serius.

Kapolres mengingatkan bahwa setiap personel harus benar-benar memahami posisi Polri sebagai pelayan masyarakat. Tidak boleh ada lagi sikap arogan, penyalahgunaan wewenang, maupun tindakan yang mencederai kepercayaan publik. Integritas, menurutnya, adalah harga mati.

“Sekali kita kehilangan kepercayaan masyarakat, sangat sulit untuk mendapatkannya kembali,” ujarnya menekankan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version