PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Hujan deras yang mengguyur Makassar selama dua hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah titik, termasuk kawasan BTN Kodam 3 RW 06, Kelurahan Ketimbang, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (25 Februari 2026). Kondisi tersebut mendorong aparat kewilayahan bergerak cepat untuk memastikan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan yang terdampak genangan air di lingkungan permukiman.
Wadanramil 1408-11/Biringkanaya, Kapten Inf Ahmad Saefuddin, turun langsung ke lokasi bersama Babinsa Kelurahan Ketimbang, Sertu Sulaiman, membantu proses evakuasi warga. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen dalam menghadapi situasi darurat. Salah satu aksi cepat yang dilakukan adalah membantu seorang ibu beserta bayinya menuju tempat pengungsian demi menjamin keselamatan mereka.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh warga dalam keadaan aman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami juga mengimbau warga yang rumahnya terdampak cukup parah agar segera mengungsi ke tempat yang telah disiapkan,” ujar Kapten Inf Ahmad Saefuddin di sela-sela kegiatan evakuasi. Ia menegaskan bahwa TNI bersama aparat kelurahan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan hingga situasi benar-benar kondusif.
[caption id="attachment_91288" align="alignnone" width="300"]
Salah satu lokasi pengungsian yang difungsikan berada di Masjid Nurul Ikhlas, Kompleks Perumahan Kodam 3. Selain itu, Kantor Lurah Ketimbang, SD Katimbang, dan sejumlah masjid juga telah disiapkan sebagai tempat pengungsian alternatif. Meski sebagian warga masih memilih bertahan karena kekhawatiran terhadap keamanan harta benda, semangat gotong royong dan sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana, mencerminkan ketangguhan dan solidaritas bangsa di tengah ujian alam. (*Rz)

