PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Bendahara Pengurus Masjid Al Muhajirin Kompleks Perumahan Unhas, Hamid, mengusulkan agar kepanitiaan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Biring Romang tidak lagi dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan hari besar keagamaan di kawasan tersebut, termasuk salat Idul Fitri dan Idul Adha.
Menurut Hamid, keberadaan PHBI yang dibentuk melalui surat keputusan lurah sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu justru memunculkan perpecahan di tengah jamaah yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan di lapangan Kompleks Perumahan Unhas.
“Tidak ada manfaatnya,” ujar Hamid saat dihubungi, Rabu, 13 Mei 2026.
Ia menuturkan, sebelum PHBI dibentuk, pelaksanaan salat Idul Fitri maupun Idul Adha berlangsung lancar dan kondusif. Ketika itu, kepanitiaan dilaksanakan secara bergiliran oleh pengurus Masjid Al Muhajirin dan Masjid Amirul Mukminin.
“Dulu sebelum ada PHBI, semuanya berjalan baik. Pengurus kedua masjid saling bergantian menjadi panitia,” katanya.
Hamid mengemukakan, pihaknya juga pernah mempertanyakan urgensi keberadaan PHBI dalam forum rapat bersama sejumlah pihak. Menurut dia, struktur kepengurusan PHBI dinilai tidak merepresentasikan pengurus resmi masjid di kawasan tersebut.
“Yang masuk hanya individu-individu jamaah, bukan perwakilan resmi dari kepengurusan masjid,” ujarnya.
Pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini, lanjut Hamid, pengurus Masjid Al Muhajirin memilih tidak menggunakan lapangan besar kompleks perumahan dan memusatkan pelaksanaan salat di area masjid.
“Kami memilih mengalah tahun ini. Tapi kami berharap tahun depan PHBI tidak lagi ada. Kebetulan masa kepengurusannya juga berakhir pada 2027,” katanya.
Sementara itu, Ketua PHBI Kelurahan Biring Romang, Prof Mardi Adi Armin, membantah anggapan kepengurusan PHBI tidak melibatkan unsur masyarakat dan jamaah masjid. Menurut dia, kepanitiaan selama ini mengakomodasi jamaah dari sejumlah masjid di wilayah tersebut.
“Bukan masjidnya secara kelembagaan, tetapi jamaahnya ada di dalam panitia. Bukan hanya dari Al Muhajirin, tetapi juga dari Amirul Mukminin dan masjid di RW 1,” ujar Mardi.

