Saat Lagu ‘Dao Sarira Parerung’ Satukan Gubernur Sulut dan Kontingen Pesparawi Sulsel di Bumi Kasuari

Ramzy
Ramzy 13 Pembaca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Setelah sesi bernyanyi yang penuh keakraban tersebut, Gubernur Yulius—yang memang memiliki garis keturunan darah campuran Toraja dan Manado—menyalami satu per satu warga Sulsel yang memadati area stan. Momen langka ini ditutup dengan foto bersama jajaran pengurus IKT Papua Barat serta para ofisial penting Kontingen Sulsel, termasuk tokoh musik Yohan Tinungki, S.Mus, M.Mus, Alfrida Tandì, dan Vivi Brouwer.

Menariknya, mantan orang nomor satu di Korem 181/PVT ini hadir dengan gaya yang sangat membumi tanpa pengawalan ketat protokoler khas pejabat tinggi daerah. Jenderal Yulius kemudian melihat-lihat berbagai produk ekonomi kreatif yang dipamerkan, mulai dari wastra Nusantara berupa kain tenun asli Toraja, kaus tematik, aksesori etnik seperti kalung dan gelang, hingga ragam kuliner khas Tanah Para Dewa.

Terpikat oleh kualitas dan nilai budaya dari produk-produk tanah leluhurnya, Gubernur Yulius bersama istri yang didampingi staf setianya, Cezya (ADC) dan Santi Kalesaran (Sespri), langsung melakukan aksi borong. Tanpa melakukan tawar-menawar atas harga yang tertera pada label, orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini menyapu bersih hampir seluruh produk kerajinan yang dipasarkan di Stand Pesparawi Sulsel sore itu. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Atlet Renang Sinjai Jalani Tryout di Makassar

[ruby_related total=5 layout=5]

Tinggalkan Komentar