PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Semangat membangun masyarakat sehat dan produktif terus digaungkan oleh Ir. Arwan Tjahjadi melalui Seminar Kesehatan bertajuk “Tips Merawat Kesehatan di Hari Senja” yang diselenggarakan Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM) bekerja sama dengan Prodia di Swing Driving Range, Jalan Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Panitia Peggy Lisal ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat harus terus diperkuat demi menciptakan generasi usia emas yang sehat, aktif, dan bahagia.
Dalam seminar tersebut, dr. Bhirau Wilaksono, M.Biomed., AIFO-K hadir memberikan edukasi inspiratif mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di usia lanjut. Ia menegaskan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan menikmati hidup secara bermakna. Menurutnya, pola hidup sehat, olahraga teratur, serta pemeriksaan kesehatan berkala merupakan investasi terbaik untuk menjaga kualitas hidup hingga usia senja.
Tidak hanya menghadirkan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menyediakan layanan fisioterapi gratis bagi seluruh peserta yang hadir. Layanan tersebut mendapat sambutan antusias, khususnya dari kalangan lansia, karena dinilai sangat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan fungsi gerak, serta mencegah gangguan kesehatan yang kerap muncul di usia lanjut. Kehadiran layanan fisioterapi gratis ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat agar tetap aktif, mandiri, dan produktif.
Ketua Umum sekaligus Pendiri P2TM, Ir. Arwan Tjahjadi menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama untuk mewujudkan kehidupan yang berkualitas. Ia mengajak masyarakat untuk mulai membangun budaya hidup sehat dari lingkungan keluarga dan komunitas, karena kesadaran menjaga kesehatan sejak dini akan menentukan kualitas hidup di masa emas.
“Usia emas harus menjadi masa yang membahagiakan, produktif, dan penuh semangat. Karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya kebutuhan pribadi, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Arwan penuh motivasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama Prodia yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat. Sinergi antara organisasi sosial dan institusi layanan kesehatan diyakini mampu menghadirkan dampak positif yang lebih luas dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.
Sementara itu, Kepala Area Commercial Manager Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua Prodia, Rudy Gondo, menyampaikan bahwa jumlah penduduk usia lanjut terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu, menurutnya, diperlukan edukasi berkelanjutan agar masyarakat tetap sehat, mandiri, dan produktif sehingga mampu terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
“Kami berharap melalui seminar ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak sekarang. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang positif, setiap orang dapat terus berkarya dan memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” tutur Rudy.
Kegiatan berlangsung hangat, penuh semangat, dan sarat nilai kebersamaan dengan diikuti peserta dari berbagai usia dan latar belakang. Seminar ini tidak hanya menjadi ruang berbagi ilmu kesehatan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bahwa usia senja dapat dijalani dengan penuh optimisme, kebahagiaan, dan kualitas hidup yang lebih baik melalui komitmen menjaga kesehatan sejak dini. (*Rz)
