Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa setiap perwira harus menjunjung tinggi nilai loyalitas, profesionalisme, dan semangat juang sebagai wujud karakter Petarung Hasanuddin sejati. Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya tentang perintah, tetapi tentang keteladanan, keberanian moral, dan kehadiran nyata di tengah prajurit, terutama saat menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di medan yang berat dan penuh risiko.
Pangdam juga mengingatkan bahwa kekuatan satuan lahir dari kepemimpinan yang peduli dan bertanggung jawab. “Komandan satuan memiliki dua tugas utama, menjaga kesejahteraan prajurit beserta keluarganya dan memastikan kesiapan operasional satuan. Jangan biarkan prajurit berjuang sendiri. Dukung mereka dengan perhatian, doa, dan keteladanan,” tegas Pangdam, menutup arahannya dengan pesan moral yang menginspirasi seluruh jajaran. (*Rz)
