Nilai-nilai spiritual tersebut, lanjutnya, harus ditransformasikan menjadi energi pembangunan. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen menjadikan nilai keimanan sebagai landasan dalam menggerakkan roda pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat.
Bupati turut memaparkan capaian pembangunan daerah, di antaranya penurunan angka kemiskinan dari 6,55 persen pada 2024 menjadi 5,79 persen pada 2025, serta penurunan tingkat pengangguran dari 4,58 persen menjadi 3,70 persen. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan dari 3,27 persen menjadi 3,70 persen di tengah tantangan global.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan sejumlah program prioritas pasca-Idul Fitri, seperti Program Pejuang Subuh bagi pelajar, program Satu Desa Satu Ambulans, bantuan operasional petugas keagamaan, santunan lansia, hingga pembangunan infrastruktur strategis. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan gotong royong demi mewujudkan Luwu Timur yang lebih sejahtera. (#)

