Pihak dekanat Fapet UB sangat mengapresiasi terobosan ini. Dr. Ir. Eko Widodo dan Dr. Ir. Agus Susilo meyakini bahwa kolaborasi ini tidak sekadar membuka pintu lapangan kerja, namun juga memberikan dampak berganda bagi perkembangan internal kampus, antara lain:
* Modernisasi Laboratorium: Adanya rencana peremajaan peralatan dan alat bantu pelatihan yang didukung oleh investor.
* Relevansi Materi: Sinkronisasi kurikulum pelatihan agar tetap selaras dengan tuntutan industri modern.
* Akselerasi Visi Kampus: Sinergi ini memperkuat pendampingan akademik dari UB yang sejalan dengan prinsip ‘Good Wealth and Well Being’.
Membangun Ekosistem Bisnis Lokal
Tak hanya berhenti pada ranah pendidikan, PT Pelita Bhakti Brawijaya juga aktif menjalin relasi dengan jaringan pengusaha lokal. Strategi ini diambil untuk memastikan ekosistem pendukung dari sektor hulu ke hilir tetap terjaga, sehingga program mekanisasi pertanian dan peternakan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui integrasi antara sektor swasta, dukungan investor asing, peran akademisi, serta sinergi pemerintah melalui Balai Latihan Kerja (BLK), inisiasi ini diharapkan menjadi standar baru (benchmark). Fokus utamanya adalah menekan angka pengangguran sekaligus melejitkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah internasional. (*)

