Saat ini, jumlah nelayan tangkap di Kabupaten Sinjai tercatat lebih dari 8.000 orang, dengan sekitar 2.000 unit kapal dan perahu yang beroperasi. Dari aktivitas perikanan tangkap tersebut, total produksi ikan mencapai 50 ribu ton per tahun atau senilai sekitar Rp888 miliar.
Adapun komoditas utama perikanan tangkap yang menjadi andalan nelayan Sinjai antara lain ikan tuna, kakap, cakalang, lobster, dan berbagai jenis ikan ekonomis penting lainnya.
Dengan potensi sebesar ini, sektor perikanan diharapkan terus menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir, sekaligus penopang ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Sinjai juga berkomitmen untuk terus mendukung nelayan dan pelaku usaha perikanan melalui peningkatan sarana, prasarana, serta akses pemasaran.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan potensi perikanan yang ada. Tujuannya agar kesejahteraan nelayan meningkat dan sektor ini semakin berdaya saing,” tutup Syamsul Alam. (iz)

