Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati

Ramzy
Ramzy 353 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengguyur sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) pada Minggu (22/2/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan harga cabai rawit merah di tingkat konsumen.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Muhammad Agung Sunusi, mengungkapkan bahwa PIKJ akan terus menerima pasokan cabai rawit merah dari sentra produksi melalui dukungan kuat dari champion cabai yang telah dibangun Kementan di berbagai daerah.

“Pasokan ke PIKJ akan terus kami jaga. Champion cabai di sentra produksi siap mengirimkan cabai rawit merah secara berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan tetap terpenuhi,” kata Agung dalam keterangannya pada Ahad (22/2/2026).

Agung menegaskan bahwa harga cabai rawit merah yang disuplai oleh champion cabai ditentukan di kisaran Rp 50.000 per kilogram.

Untuk menjaga agar harga tetap terjangkau di tingkat konsumen, pemerintah melalui Fasilitasi Distribusi Pangan-Bapanas memberikan subsidi biaya transportasi dari sentra produksi ke PIKJ.

Dengan skema tersebut, harga tertinggi di tingkat konsumen diharapkan tidak melebihi Rp 65.000 per kilogram.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa secara umum harga komoditas hortikultura lainnya relatif stabil. Cabai rawit putih berada di kisaran Rp 30.000 per kilogram, cabai keriting hijau Rp 25.000 per kilogram, cabai besar merah Rp 40.000 per kilogram, dan cabai keriting merah Rp 50.000 per kilogram.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Berantas Narkoba di Sidrap, Kapolres AKBP Erwin Syah Gelar Deklarasi Kampung Bebas Narkoba Mappadeceng
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!