STIKES Gunung Sari Segera Beralih Status Jadi Institut Teknologi Kesehatan

Mahyuddin
Mahyuddin 249 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Tiga tahun terakhir dengan masa Covid-19, peminat mahasiswa baru cukup terasa tetapi dengan wabah Covid-19 mulai melandai, mahasiswa peminat memilih kuliah pada STIKES Gunung Sari mulai meningkat.

Pihak civitas akademika kampus secara kontinyu melakukan sosialisasi dan promosi kepada para calon mahasiswa dengan mendatangi SLTA menawarkan prodi yang dikelola, katanya.

Selain itu menggunakan media sosial dan media massa secara memassal sehingga perguruan tinggi populer dan menyebar informasinnya di tengah masyarakat.

Saat ini kekuatan sumber daya dosen berjumlah 37 orang, ada empat dosen dengan pendidikan doktor serta masih ada tiga dosen yang sedang lanjut S3 di Pascasarjana Unhas.

Meningkatkan kualitas proses pembelajaran pihak kampus telah menandatangani kerja sama dengan  Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unismuh Makassar serta UIN Alauddin Makassar.

“Proses pembelajaran selama ini mendorong para alumni agar lebih terampil dan memahami wirausaha dan interpreneur,” ungkapnya.

Para mahasiswa diarahkan agar setelah lulus dari studi di kampus memiliki semangat dan jiwa wirausaha yang kuat dan tajam. Para alumni setelah berada di tengah masyarakat mampu membuka klinik kesehatan secara mandiri.(*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Tim PKM UMI Beri Edukasi Pembuatan dan Penerapan Asesoris Dinding Dari Limbah Bulu Ayam di Desa Borisallo Gowa
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!