Sulut Memanggil: Mayjen Yulius Selvanus Gelar Karpet Merah untuk Saudagar KKSS

Ramzy 491 Pembaca
3 Menit baca

Bergeser ke sektor pertambangan, Sulawesi Utara rupanya menyimpan cadangan emas yang menempatkannya di posisi keempat terbesar di Indonesia. Pemerintah daerah pun telah mengamankan 63 blok wilayah pertambangan rakyat yang siap dikelola.

“Ini adalah peluang emas yang nyata bagi para saudagar yang ingin melakukan ekspansi bisnis di sektor tambang,” imbuhnya.

Dari sisi pariwisata, Sulawesi Utara tetap konsisten menjagokan destinasi kelas dunia seperti Taman Nasional Bunaken, Likupang, dan pesona Tomohon yang keindahannya berani diadu dengan destinasi mancanegara manapun.

Tak ketinggalan, sektor kelautan dan perikanan juga menunjukkan performa gemilang dengan volume ekspor yang kini konsisten melampaui angka 20.000 ton per tahun.

Terakhir, di sektor kehutanan, fokus beralih pada Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Komoditas seperti rotan, bambu, madu, hingga sarang burung walet terus dikembangkan untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.

“Potensi hasil hutan kita sangat melimpah dan punya nilai jual tinggi di pasar global,” pungkasnya yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari para peserta pertemuan.

Gubernur Yulius menghadiri PSBM XXVI 2026 di Kota Makassar dengan didampingi Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Denny Mangala, Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk, Direktur Utama Perumda Sulut Dating Palembangan, dan anggota DPRD Provinsi Sulut Abdul Gani yang juga Ketua KKSS Sulawesi Utara. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version