Lebih lanjut, Pangdam menanamkan nilai-nilai keprajuritan dengan meneladani semangat juang Sultan Hasanuddin. Ia mengingatkan bahwa latihan yang telah dijalani merupakan persiapan menghadapi kerasnya medan tugas, sehingga setiap prajurit harus memiliki mental yang kuat, pantang ragu, dan siap menghadapi segala situasi.
“Jangan ada keraguan dalam bertugas. Kuatkan hati, pelihara semangat juang, dan hadapi setiap tantangan dengan keyakinan. Saya percaya kalian adalah prajurit petarung sejati yang mencintai NKRI,” pungkasnya.
Dengan penekanan tersebut, diharapkan seluruh prajurit Yonif 721/Makassau mampu menjalankan tugas pengamanan perbatasan secara optimal, profesional, dan penuh rasa tanggung jawab. (*Rz)
