Ia menambahkan, desa dengan target terbesar berada di Desa Margomulyo, Purwosari, dan Kertoraharjo, yang selama ini menjadi sentra produksi padi di Tomoni Timur. Menurutnya, sinergi antara penyuluh lapangan dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan pencapaian target.
“Kami terus melakukan pendampingan intensif kepada petani melalui penyuluh lapangan, mulai dari persiapan lahan, penyediaan benih, hingga pengaturan pola tanam. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin target ini bisa terealisasi bahkan melampaui,” tambahnya.
Koordinator BPP Tomoni Timur ini berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah kecamatan dan desa, agar pelaksanaan tanam berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga produktivitas pertanian di Tomoni Timur dapat terus meningkat.
Dengan ditetapkannya target ini, BPP Tomoni Timur menargetkan Kecamatan Tomoni Timur tetap menjadi salah satu lumbung pangan andalan di Kabupaten Luwu Timur. (#)

