Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di wilayah Maros ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat. Ia menjelaskan bahwa jembatan tersebut menghubungkan Desa Bontomatinggi dan Desa Bonto Manurung, sehingga masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan cepat, terutama bagi anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menyeberangi sungai setiap hari. Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu meningkatkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, Pangdam juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan jembatan dilakukan dengan penuh semangat pengabdian meskipun menghadapi medan yang cukup sulit. Untuk memastikan kelancaran pekerjaan, material bahkan harus didistribusikan menggunakan gondola. Setelah kegiatan launching, Pangdam bersama Forkopimda mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual. Ia menegaskan bahwa TNI akan terus hadir dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa. (*Rz)

