Sedangkan korban pengendara motor Honda Scoopy nopol DW 3221 CO, berinisial KMR (27) seorang mahasiswa, mengalami luka pada tangan kanan patah tertutup, gigi depan terlepas dan dirawat di RS Angkatan laut.
Kemudian motor Yamaha Fino DW 3221 CO yang dikendarai oleh BA (14) merupakan pelajar, mengalami luka pada bagin lutut kanan lecet, terasa sakit di bagian dada dan dirawat di RS Akademis, berboncengan dengan AS (18) belum bekerja, mengalami luka pada bagian tangan kiri patah terbuka, muka lecet, kepala sebelah kiri benjol dan dirawat di RS Primaya Makassar.
Selain itu, RH (14) korban berboncengan tiga yang juga pelajar, mengalami luka pada bagian kepala pecah. Sementara korban MD meninggal di TKP.
Upaya langkah Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar yaitu mendatangi dan melakukan olah TKP, lalu membawa korban MD ke RS Bhayangkara, mengamankan mobil tronton Mitsubishi 10 roda di Polsek Tallo.
Lalu mengecek kondisi pengendara motor Honda Scoopy di RS Angkatan Laut, mengecek pengendara motor Yamaha Fino di RS Akademis, serta mengecek boncengan motor Yamaha Fino di RS Akademis.
“Kondisi korban MD dan 2 orang lainnya yakni LB dan LR ditaksir biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit berkisar Rp 5 juta,” ujar Kanit Laka Iptu Andi Mudawir. (Hdr)
