UNASMAN Siap Terima Mahasiswa Baru Lewat Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau

Mahyuddin
Mahyuddin 388 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

UNASMAN terus berkomitmen mencetak generasi intelektual yang memiliki integritas, kompetensi, dan kemampuan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Integrasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Mandar menjadi fondasi utama universitas ini. Nama “Al Asyariah” dipilih untuk mencerminkan paham teologi Asy’ari yang menjadi bagian dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah, kata doktor sosiologi politik UNM ini.

UNASMAN memiliki akar sejarah panjang sejak 1975, berawal dari berdirinya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Polmas dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Polmas.

Kedua institusi ini kemudian dimerger jadi Universitas Al Asyariah Mandar 2004 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 59/D/O/2004 tanggal 27 April 2004.
Proses ini diprakarsai oleh Almarhum Prof. Dr. K.H. Sahabuddin, seorang tokoh pendidikan dan ulama terkemuka dari Mandar.

Peresmian UNASMAN dilakukan oleh Presiden Megawati pada tahun yang sama, menjadikannya universitas pertama di wilayah Mandar menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis integrasi ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai keislaman.(ym)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kasus Kematian Virendy Dihentikan, Kuasa Hukum Siap Praperadilankan Polda Sulsel
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!