UNICEF dan JENEWA Dorong Kader Kesehatan Remaja Jadi Garda Depan Perubahan Gizi di Kota Makassar

Zainal
Zainal 257 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Direktur Jenewa Madani Indonesia, Surahmansah Said, menyebutkan, pendidikan dan kesehatan merupakan dua pilar utama dalam pembangunan manusia.

Ia menyoroti masalah kekurangan gizi yang masih membayangi generasi muda Indonesia. “Anemia, obesitas, hingga kekurangan zat gizi mikro berdampak jangka panjang, bukan hanya secara fisik, tapi juga pada kemampuan berpikir dan produktivitas mereka ke depan,” kata Surahmansah, Minggu, 04 Mei 2025.

Salah satu program andalan yang dikenalkan dalam kegiatan ini adalah Aksi Bergizi, inisiatif dari Kementerian Kesehatan RI yang didukung oleh UNICEF.

Program ini mengajak remaja untuk menjadi agen perubahan dalam menerapkan pola hidup sehat. Di Sulawesi Selatan, Jenewa menjadi mitra pelaksananya.

Nike Frans, Nutrition Officer UNICEF Indonesia, turut mengisi sesi diskusi. Ia mengingatkan, Indonesia saat ini menghadapi tiga beban masalah gizi sekaligus, yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan defisiensi zat gizi mikro.

“Tiga tantangan ini saling berkait dan tidak bisa ditangani secara sektoral. Butuh sinergi antarpemangku kepentingan untuk membentuk generasi yang tangguh,” kata Nike.

Selain dari UNICEF, hadir pula fasilitator dari TP UKS/M Provinsi Sulsel dan BBPMP Sulawesi Selatan yang memperkaya materi pelatihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di Makassar untuk menyelenggarakan inisiatif serupa, demi memperluas literasi gizi di kalangan pelajar secara berkelanjutan dan menyenangkan. (Hdr)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca, 70 Persen Industri Taati Baku Mutu
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!