Lahan Pemprov 12 Hektar, Mana ?

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : Rahman Pina (Anggota DPRD Sulsel)

HEI… kamu yang telah menjual rumah-rumah mewah. Kavling-kavling sangat mahal di kawasan ini, kawasan Center Point Of Indonesia (CPI), CitraLand Losari CPI Makassar.

Hari ini, kami datang. Datang menagih komitmen untuk mencari lahan 12 hektar sebagai pengganti tanah tumbuh.

Ya, inilah untuk pertama kalinya DPRD Sulawesi Selatan datang ke CPI. Karena hampir seluruh daratan baru ini telah dibangun. Sebagian besar sudah terjual.

Satu meter tanah di sini harganya Rp 25-50 juta. Satu ruko, Rp 15 milyar. Mahal kan ?

Bagi yang berkantong tipis, bisalah dapat fasilitas jogging akhir pekan. Ribuan orang datang Minggu pagi, atau Sabtu sore memenuhi kawasan yang dulunya laut, lalu ditimbun, tanah dan pasirnya diambil dari Takalar.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Memasuki Tahapan Pilkada 2024, Bhabinkamtibmas Pattingalloang Rutin Suarakan Imbauan Kamtibmas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...