Lahan Parkirannya Dipersoalkan, Pengelola Hutan Pinus Buntu Datu Angkat Bicara

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKALE – Belum tersedianya lahan parkir di obyek wisata (Obwis) hutan pinus Buntu Datu kini dipersoalkan lantaran dinilai mengganggu arus lalulintas, sebab kerap pengunjung memanfaatkan sisi kiri-kanan jalan untuk memarkir kendaraan sehingga ditengarai menyebabkan kemacetan arus lalulintas.

Kondisi dan fenomena yang terjadi di obwis hutan pinus Buntu Datu ini akhirnya membuat pihak pengelola angkat bicara.

Nedi Kristian, Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Lembang Buntu Datu mengatakan kepada media ini, Jumat (06/05/2022), belum tersedianya lahan parkir bagi pengunjung sudah dipikirkan pengelola mengenai solusinya.

“Benar untuk sementara parkir kendaraan pengunjung masih memanfaatkan pinggir jalan, namun belum sampai membuat macet total,” katanya.

Pengelola selama musim liburan menurunkan 3-5 orang mengatur parkir kendaraan pengunjung sehingga arus lalulintas tetap lancar.

“Kedepannya, pengelola akan menyiapkan lahan parkir yang memadai sebab kawasan hutan pinus masih luas. Hanya saja perlu mendapat restu dari KPH Saddang 1 Tana Toraja sebab pada prinsipnya pengelolaan perhutanan sosial tidak boleh merubah fungsi kawasan hutan,” terang Nedi.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Danny Pomanto Satu-satunya Wali Kota di Indonesia Diundang Hadir Pada WWF 10

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Polrestabes Semarang bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Kodim 0733/KS, serta...

Pengamat Sebut Mentan Amran Sulaiman Jadi Eksekutor Paling Ngegas Jalankan Visi Prabowo

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dinilai sebagai salah satu menteri paling efektif dalam mengeksekusi visi...

SATUPENA Sulsel Dukung Pannyaleori Institut Wujudkan Moncongkomba sebagai Desa Wisata Sejarah dan Budaya

PEDOMANRAKYAT, TAKALAR - Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya mendukung gerakan literasi, termasuk mengambil peran dalam...

Enam Rumah Warga di Tanasitolo Terbakar, Anggota DPRD Wajo Gerak Cepat Salurkan Bantuan

PEDOMANRAKYAT, WAJO - Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Andi Baso, Dusun Tanete, Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo,...