Akibat Tanah Longsor, Terputus Akses Jalan Poros Sinjai – Malino

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – Akses jalan poros Sinjai – Malino (Kabupaten Gowa) terputus karena material tanah longsor yang menutupi badan jalan. Akibatnya, tidak ada kendaraan yang bisa melintas di daerah tersebut baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hal ini disebabkan tanah longsor yang terjadi Minggu (08/05/2022) subuh setelah daerah itu diguyur hujan deras sejak Sabtu (07/05/2022) malam.

Tak satupun kendaraan yang bisa melintas sebab dipenuhi dengan panjangnya material longsoran sekitar 30 meter lebih dan ketebalannya mencapai 1 meter lebih.

Mengetahui informasi ini, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) memerintahkan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan agar akses jalan provinsi itu bisa dilalui pengendara.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Film Pengantin Setan Segera Tayang: Kisah Nyata yang Diangkat ke Layar Lebar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...